WA-new

Logo.png

 

Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau Beserta Istri Ikuti Seluruh Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT RI Ke-79 Tingkat Kota Lubuk Linggau

on . Posted in Berita. Hits: 413

Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau Beserta Istri Ikuti Seluruh Rangkaian Kegiata (1).jpg

LUBUK LINGGAU-Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau hadiri Upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 tingkat Kota Lubuk Linggau di Stadion Mini Kayu Ara, Sabtu (17/8/2024) berlangsung khidmat.
Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau Beserta Istri Ikuti Seluruh Rangkaian Kegia.jpg
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Pj Wali Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa, Komandan Upacara, Danramil 406-08/Kota Lubuk Linggau, Kapten Inf Well Edwar Roni sementara Pembaca UUD 1945, Ketua DPRD, H Rodi Wijaya dan doa Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Lubuk Linggau, H Hasanudin.
Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau Beserta Istri Ikuti Seluruh Rangkaian Kegia (5).jpg
Setelah upacara, ada acara penyematan Satyalancana Karya Satya oleh Pj Wali Kota kepada sejumlah ASN dilingkungan Pemkot Lubuk Linggau.Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan upacara ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Patria Bukit Sulap (TMP PBS), bertindak sebagai Irup, Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Bobby Kusumawardhana.
Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau Beserta Istri Ikuti Seluruh Rangkaian Kegia (4).jpg
Acara dilanjutkan dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa menyerahkan remisi umum kepada narapidana di Lapas Kelas ll A Kota Lubuk Linggau, Sabtu (17/8/2024). Dalam kesempatan tersebut, H Trisko Defriyansa mengatakan kemerdekaan Republik Indonresia, tak hanya milik orang yang berada di luar Lapas, namun warga binaan juga harus merasakan kemerdekaan Indonesia.
Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau Beserta Istri Ikuti Seluruh Rangkaian Kegia (3).jpg
Kepada seluruh jajaran Lapas, Menkumham mengingatkan dalam menjalankan tugas terhadap warga binaan agar selalu melakukan interaksi dan komunikasi yang baik dengan tetap mengedepankan perhitungan hak asasi manusia (HAM) yang berdasarkan Pancasila.