banner web

 

PERINGATAN ISRA MI'RAJ 1442 H DI PENGADILAN TINGGI AGAMA PALEMBANG

on . Posted in Berita. Hits: 514

 WhatsApp Image 2021 02 19 at 15.07.57

Peringatan Isra Mi'raj tahun 1442 H mengambil tema "DENGAN SEMANGAT ISRA MI'RAJ KITA WUJUDKAN KEDISIPLINAN DAN KEJUJURAN MENUJU PERADILAN YANG BERSIH DAN BERWIBAWA". Acara ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau Bapak Drs. Kiagus Ishak ZA didampingi Istri dan Panitera Yuli Suryadi, S.H., M.M. juga didampingi Isterinya.


Acara di awali pembacaan ayat ayat suci Al Qur'an. Selanjutnya Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang menyampaikan sambutannya, dengan peringatan Isra Mi'raj tahun ini (1442 H) dan mengucapkan terimakasih atas kehadiran KH. Dr. Iqbal Ramzi pengasuh pondok pesantren di Sakatiga selaku penceramah yang akan memberikan tausiyah pada peringatan Isra Mi'raj hari ini. Mari kita ambil intisari tausiyah yang akan disampaikan karena beliau adalah orang yang berilmu pengetahun yang luas. Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang memperkenalkan budaya baru yaitu telur hias dalam rangka menggali potensi Peradilan di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Palembang, yang mana di Palembang dikenal dengan budaya "TELOK ABANG".


Buah pelam dalam gerobak
Jatuhnya ke dalan perigi
Karna salam belumlah kompak
Kami ulang sekali lagi

Asslamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh dan dijawab dengan lantang oleh para hadirin "Walaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh". Demikian awal dari tausiyah oleh penceramah. Isra Mi'raj merupakan mukjizat yang kedua setelah Al Quran, hal ini dikaitkan dengan iman karena menurut akal tidak akan mungkin terjadi tetapi karena Imanlah sehingga imanlah yang di kedepankan bukannya akal. Isra Mi'raj adalah Perjalanan Rasulullah SAW ke Sidratul muntaha karena Allah SWT akan menunjukan kebesaran Allah SWT dihadapan Rasulullah Saw sehingga beliau di perjalanankan sesuai rute yang diberikan oleh Allah SWT.

WhatsApp Image 2021 02 19 at 15.07.58

Hikmah yang dapat diambil dari perjalan Rasulullah SAW tersebut adalah sebelum diperjalankan oleh Allah Swt, Rasulullah Saw disucikan hatinya yaitu pensucian agar menjadi orang yang lebih baik, tidak sombong terhadap pencapaian yang telah Beliau terima. Lapang dada, sehingga bila lapang dada, maka segala sesuatu dapat disampaikan dan dapat diterima dengan baik. Sehingga ketentraman hati dan menjadikan jiwa yang tenang serta menjadikan hati yang puas terhadap kadar rezeki serta segala sesuatu yang diberikan Allah SWT.

Kedua Beliau Diperjalankan Melalui Buraq artinya Allah SWT mengajarkan perlu media untuk mencapai perjalanan tersebut, cepat merespon yang diperintahkan Allah SWT dan tidak menunda nundanya serta mengejar sesuatu yang telah pasti yang telah dijanjikan oleh Allah SWT, diantaranya adanya Surga bila sungguh sungguh untuk mencapainya.

WhatsApp Image 2021 02 19 at 15.07.59

Semua sahabat menerima dengan senang hati dan ikhlas atas perjalanan Rasulullah SAW. hidup ini adalah pilihan karena sudah ada konsekuensi masing masing, maka tetaplah dengan Fitrah manusia. Peristiwa ini memiliki makna yang tinggi yaitu untuk memelihara Ukhuwah Islamiyah sebagai potensi umat Islam. (YS)

Add comment