.jpg)
Rabu, 29 Oktober 2025 ---
Suasana khusyuk menyelimuti Musholla Al Arif Pengadilan Agama Lubuk Linggau seusai shalat Ashar. Seluruh aparatur mengikuti kegiatan Bimbingan Mental Aparatur, sebuah program rutin yang telah ditetapkan sebagai bagian dari pembinaan rohani untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan memperkuat karakter pegawai di lingkungan Pengadilan Agama Lubuk Linggau. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual (ESQ) agar aparatur tidak hanya cakap secara profesional, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa religius.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau, Bapak Badrudin, S.H.I., M.H., menyampaikan materi dengan tema "Doa Senjata Seorang Mukmin". Beliau menegaskan bahwa doa merupakan kekuatan terbesar yang dimiliki seorang muslim. "Doa adalah senjata bagi umat Islam. Jangan pernah lewatkan waktu untuk berdoa, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain," ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa doa yang tulus untuk orang lain sejatinya akan kembali kepada diri sendiri dalam bentuk kebaikan. Selain itu, doa diyakini sebagai bentuk penghambaan yang paling murni kepada Allah SWT, karena di dalamnya terkandung kerendahan hati, keyakinan dan ketergantungan penuh kepada Sang Pencipta.
.jpg)
Bapak Badrudin, S.H., M.H., juga menjelaskan bahwa keajaiban doa mampu mengubah situasi sulit menjadi mudah, mendatangkan ketenangan batin, serta menjadi jalan keluar dari berbagai permasalahan hidup. Ia mengingatkan bahwa doa dikabulkan Allah dalam berbagai cara, bisa secara langsung dengan menolak keburukan yang seharusnya menimpa, atau disimpan sebagai pahala di akhirat kelak. Oleha karena itu, beliau mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan doa sebagai kebiasaan harian dan kekuatan utama dalam menjalankan tugas serta menghadapi setiap tantangan kehidupan.
Menutup bimbingan, beliau menyampaikan pesan menyentuh tentang pentingnya doa seorang ibu. "Bagi yang masih memilik ibu, mintalah doa restunya. Doa seorang ibu adalah senjata kesuksesan yang sangat mustajab. Jangan pernah membuatnya kecewa, karena ridha Allah tergantung pada ridha orang tua," ujarnya penuh makna. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh aparatur Pengadilan Agama Lubuk Linggau senantiasa diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, kekuatan iman serta keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan negara.

