WA-new

Header Web 1250 250 piksel

 

DUA PEGAWAI PENGADILAN AGAMA LUBUKLINGGAU IKUTI KEGIATAN ASSESSMENT PEMETAAN POTENSI PEGAWAI OLEH MAHKAMAH AGUNG RI

on . Posted in Berita. Hits: 134

Jum'at, 17 Oktober 2025 ---

Dalam rangka mendukung program pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta mewujudkan sistem manajemen ASN yang berbasis merit, Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Unit Penilaian Kompetensi (Assessment Center) menyelenggarakan kegiatan Assessment Pemetaan Potensi Pegawai secara daring (online) bagi seluruh aparatur di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.

Kegiatan strategis ini bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi, potensi, serta kebutuhan pengembangan individu pegawai, sehingga dapat mendukung perencanaan karier yang lebih objektif dan tepat sasaran dalam kerangka pembinaan aparatur peradilan yang unggul, profesional, dan berintegritas.

Assesment (1).jpg

Pada pelaksanaan assessment tahun ini, Pengadilan Agama Lubuk Linggau mengirimkan dua orang perwakilan pegawai, yaitu:

  • Fajri Nurviani Fitra Hastyati, S.E, dan

  • Rika Oktarina, A.Md.

Keduanya mengikuti tahapan assessment yang terbagi ke dalam beberapa sesi. Fajri Nurviani Fitra Hastyati mengikuti sesi ke-4 yang dilaksanakan pada 17 Oktober 2025, sedangkan Rika Oktarina dijadwalkan mengikuti sesi ke-8 yang akan berlangsung pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan assessment yang berlangsung mulai tanggal 16 Oktober hingga 21 Oktober 2025 dan dilakukan secara daring dengan pengawasan ketat serta menggunakan instrumen penilaian yang telah terstandar sesuai pedoman dari Mahkamah Agung.

Pelaksanaan assessment ini tidak hanya menilai aspek kompetensi teknis, tetapi juga mencakup penilaian pada kompetensi manajerial dan sosial-kultural, yang menjadi bagian penting dalam pengembangan karier serta penempatan SDM yang tepat guna di lingkungan peradilan.

Assesment (2).jpg

Keikutsertaan dua pegawai dari Pengadilan Agama Lubuk Linggau ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi pegawai lainnya untuk terus mengembangkan diri serta mengambil bagian aktif dalam program peningkatan kualitas SDM. Selain itu, keterlibatan ini juga mencerminkan keseriusan satuan kerja dalam mendukung program strategis Mahkamah Agung dalam hal pembinaan karier aparatur melalui sistem yang adil, objektif, dan berbasis kompetensi.

Dengan mengikuti kegiatan assessment ini, para pegawai akan mendapatkan umpan balik (feedback) yang konstruktif mengenai keunggulan dan area pengembangan mereka. Hasil tersebut nantinya dapat dijadikan dasar dalam proses pengembangan karier, pelatihan, maupun mutasi dan promosi jabatan di masa depan.

Pengadilan Agama Lubuk Linggau secara konsisten terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusianya sebagai bagian dari upaya mewujudkan lembaga peradilan yang modern, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan prima bagi masyarakat pencari keadilan.