.jpg)
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau, Bapak Badrudin, SHI., MH turut hadir pada upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Patria Bukit Sulap, Sabtu malam (16/8/2025). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0406 Lubuk Linggau, Letkol Inf Arie Prasetyo Widyo Broto sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, bersama Wakil Wali Kota H. Rustam Effendi, jajaran Forkopimda, pejabat OPD, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan. Setelah itu dilakukan penyalaan obor sebagai simbol semangat juang yang diwariskan oleh para pahlawan bangsa. Seluruh peserta upacara mengikuti prosesi dengan penuh khidmat, seolah meresapi makna pengorbanan yang begitu besar dari para pejuang. Momen renungan ini menjadi refleksi betapa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak datang dengan mudah, melainkan hasil perjuangan dan pengorbanan jiwa serta raga para pahlawan.
Dalam pembacaan ikrar yang disampaikan Inspektur Upacara, disebutkan bahwa di TMP Patria Bukit Sulap dimakamkan sebanyak 215 pahlawan. Dari jumlah tersebut, 117 merupakan anggota TNI/Polri, 1 orang Pegawai Negeri Sipil, 22 pejuang rakyat, serta 75 pahlawan tak dikenal. Ikrar tersebut menjadi pengingat bahwa jasa para pahlawan tidak boleh dilupakan, melainkan harus terus diwarisi dan dijaga melalui pengabdian dan kerja nyata untuk bangsa.
.jpg)
Kehadiran Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau, Badrudin, SHI., MH, pada upacara renungan suci ini menunjukkan komitmen lembaga peradilan agama dalam menghargai jasa para pahlawan. Beliau bersama jajaran Forkopimda menyampaikan penghormatan sebagai bentuk penghargaan sekaligus tanggung jawab moral untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dalam membangun bangsa yang berdaulat, adil, dan sejahtera. Momen ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, lembaga yudikatif, serta masyarakat dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.
Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang digelar setiap malam menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini bukan hanya seremonial, melainkan sarat makna dan pesan kebangsaan. Upacara tersebut mengingatkan seluruh generasi bahwa kemerdekaan adalah amanah besar yang harus dijaga dan diisi dengan kerja keras, semangat gotong royong, serta dedikasi untuk bangsa. Dengan semangat para pahlawan, diharapkan Indonesia terus melangkah maju menuju masa depan yang lebih baik, adil, dan sejahtera.

