
Lubuklinggau, 5 Agustus 2025 – Dalam upaya memperkuat pelayanan peradilan dan meningkatkan efisiensi penyelesaian perkara, Pengadilan Agama Lubuklinggau menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Hakim, Selasa (5/8), bertempat di Ruang Media Center Pengadilan Agama Lubuklinggau. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau, Bapak Badrudin, S.H.I., M.H., dan didampingi oleh Wakil Ketua, Bapak Zulfahmi Mulyo Santoso, S.H.I., M.H.,, ini menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas hakim sekaligus merumuskan strategi peningkatan kinerja di semester kedua tahun 2025.
Salah satu topik yang mendapat perhatian khusus dalam rapat ini adalah meningkatnya perkara dispensasi kawin di wilayah yurisdiksi Pengadilan Agama Lubuklinggau. Fenomena ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya persoalan sosial yang lebih dalam, khususnya terkait dengan perlindungan anak dan kesehatan reproduksi remaja. Untuk merespons hal tersebut, Pengadilan Agama Lubuklinggau mendorong kolaborasi lintas sektor dan menjalin kerjasama dengan melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta Dinas Kesehatan di wilayah Yurisdiksi Pengadilan Agama Lubuklinggau, yakni di wilayah Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dna Kabupaten Musi Rawas Utara. Langkah ini bertujuan untuk tidak hanya menyelesaikan perkara secara hukum, tetapi juga mengedukasi masyarakat dan mencegah terjadinya perkawinan usia dini.
.jpg)
Kami tidak ingin hanya menyelesaikan perkara secara administratif, tapi juga melihat akar masalahnya. Perkara dispensasi kawin ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal masa depan generasi muda. Di sinilah pentingnya sinergi dengan instansi lain,” ujar Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau dalam arahannya.Selain itu, rapat juga membahas strategi peningkatan kualitas layanan peradilan, termasuk percepatan penyelesaian perkara dan peningkatan profesionalisme hakim dalam menjalankan tugas yudisial.
Wakil Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau menambahkan bahwa rapat Monev ini bukan sekadar evaluasi kinerja, tetapi juga sebagai ajang memperkuat semangat kolektif untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.“Kami ingin memastikan ba“hwa seluruh elemen di Pengadilan Agama Lubuklinggau memiliki visi yang sama, yakni memberikan layanan yang cepat, transparan, dan berpihak pada keadilan, dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat pencari keadilan” jelasnya.Rapat hari ini menjadi bukti nyata komitmen Pengadilan Agama Lubuklinggau dalam menghadirkan peradilan yang tidak hanya responsif terhadap perkara yang masuk, tetapi juga proaktif dalam mencari solusi yang berdampak luas bagi masyarakat.

