WA-new

Header Web 1250 250 piksel

 

Ketua PA Lubuklinggau ikuti Workshop Implementasi Kode Etik dan Pedoman Prilaku Hakim

on . Posted in Berita. Hits: 243

Ketua PA Lubuklinggau ikuti Workshop Implementasi Kode Etik dan Pedoman Prilaku Hakim (1).jpg

Bertempat di Hotel Aryaduta Palembang, dari tanggal 12 hingga 14 Februari 2025, Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau, Bapak Badrudin, S.H.I., M.H., mengikuti Workshop Implementasi Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim. Acara ini dihadiri oleh 23 peserta yang terdiri dari Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama, Pengadilan Tinggi, serta pimpinan pengadilan agama dan pengadilan negeri di Wilayah Sumatra Selatan. Kegiatan ini di laksanakan oleh Jimly School of Law and Government bekerja sama dengan Komisi Yudisial RI, Kemendagri dan Konrad Adenaur Stiftung dari Jerman. Pembukaan resmi acara ini dilakukan oleh Ketua Komisi Yudisial RI, yang menekankan pentingnya penerapan kode etik dalam menciptakan sistem peradilan yang transparan dan akuntabel.
Sesi workshop menghadirkan sejumlah pembicara berkompeten yang memiliki keahlian di bidang hukum dan etika peradilan. Di antaranya adalah Ketua Komisi Yudisial, Prof. Dr. Jimly Ashiddiqie, S.H. (Founder of JSLG), Sukma Violetta, S.H., L.L.M. (Komisi Yudisial), Dr. J. Haryatmoko, S.J. (Universitas Sanata Dharma), Dr. R. W. Matindas (Universitas Indonesia), dan Sahat Khirsfianus Panggabean, S.Psi., M.Psi. (Universitas Indonesia). Workshop ini juga dimoderatori oleh Muh. Muslih, S.H., M.H., serta Drs. Muzayyin Machbub, M.Si dan Drs. Zafrullah Salim, M.H., yang memastikan jalannya diskusi berlangsung dengan baik dan produktif.

Ketua PA Lubuklinggau ikuti Workshop Implementasi Kode Etik dan Pedoman Prilaku Hakim (2).jpg
Workshop ini menjadi ajang penting untuk memperkuat pemahaman dan penerapan kode etik serta pedoman perilaku hakim. Serta merefresh kembali dan meningkatkan implementasi KEPPH dalam suatu kerja peradilan agar tetap terjaga integritas dan profesionalisme serta Marwah lembaga peradilan dalam penegakan hukum dan keadilan. Para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang dihadapi dalam penerapan kode etik di lapangan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan integritas para hakim dalam menjalankan tugas mereka, sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan menjaga kepercayaan publik terhadap sistem peradilan.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran dalam praktik sehari-hari di pengadilan masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem peradilan yang lebih baik dan berintegritas di wilayah Sumatra Selatan. Keterlibatan aktif para hakim dan pimpinan pengadilan dalam acara ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas dan kredibilitas lembaga peradilan di Indonesia.