.jpg)
Lubuk Linggau, 05 Februari 2025 – Dalam rangka mengevaluasi kinerja dan merumuskan langkah strategis ke depan, Pengadilan Agama Lubuk Linggau mengadakan rapat koordinasi bulanan. Dipimpin oleh Wakil Ketua, Bapak Zulfami Mulyo Santoso, S.E.I., M.H, rapat ini dihadiri oleh seluruh hakim dan pegawai, bertujuan untuk membahas pencapaian triwulan IV tahun 2024 serta perencanaan di tahun 2025.
Dalam pembukaannya, Bapak Zulfami menekankan pentingnya refleksi terhadap kinerja sebelumnya. Ia menyampaikan, “Evaluasi kinerja pada triwulan IV tahun 2024 harus kita jadikan bahan perbaikan. Fokus kita saat ini adalah bagaimana mengoptimalkan inovasi dalam setiap aspek pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat.” Beliau juga menyoroti perlunya penguatan layanan publik dengan menciptakan inovasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Berlanjut pada sesi arahan, Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau, Bapak Badrudin, S.H.I., M.H, memberikan penjelasan mengenai salah satu agenda penting Pengadilan, yaitu persiapan untuk memperoleh predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK). “Kita harus mempersiapkan eviden yang jelas dan akuntabel agar Pengadilan Agama Lubuk Linggau dapat diusulkan sebagai Satuan Kerja yang mengikuti penilaian Zona Integritas,” tegasnya. Hal ini menjadi langkah vital dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum.
.jpg)
Dalam analisis kinerja yang disampaikan, Bapak Badrudin juga mengungkapkan bahwa meskipun ada beberapa pencapaian baik, terdapat area yang memerlukan peningkatan, khususnya dalam menangani gugatan mandiri. “Kita harus meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat merasa terlayanai dengan baik. Setiap gugatan mandiri adalah ujian bagi kita untuk menunjukkan integritas dan profesionalisme,” ujarnya.
Di sisi lain, Bapak Badrudin mengingatkan tentang pentingnya manajemen keuangan yang efisien. “Saya harap penyerapan anggaran pada triwulan I tahun 2025 ini minimal mencapai 20%. Ini merupakan langkah awal yang penting untuk memastikan bahwa semua program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik,” jelasnya, mengajak seluruh peserta rapat untuk berkontribusi dalam mencapai target tersebut.
Rapat ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, dan saran. Rasa antusiasme terlihat jelas di antara peserta, menciptakan suasana diskusi yang konstruktif. Hasil dari diskusi ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam bentuk tindakan nyata yang mendukung pengembangan Pengadilan Agama Lubuk Linggau.
Dengan komitmen untuk terus belajar dari pengalaman dan berinovasi, Pengadilan Agama Lubuk Linggau bertekad untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, transparan, dan berintegritas. Melalui langkah-langkah strategis yang diambil dalam rapat koordinasi ini, diharapkan lembaga ini dapat semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, menjunjung tinggi nilai keadilan, dan mencapai visi menjadi institusi hukum yang berwibawa di Indonesia.

