WA-new

Header Web 1250 250 piksel

 

Ketua PA Lubuk Linggau Mengikuti Kegiatan Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2023 Secara Offline

on . Posted in Berita. Hits: 316

Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2023 Secara Offline (1).jpg

Ketua Pengadilan Agama (PA) Lubuk Linggau Bapak Mujihendra, S.H.I.,M.Ag. menghadiri secara langsung acara Laporan Tahunan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) Tahun 2023 pada hari Selasa, 20 Februari 2024 pukul 09.25. WIB di Plennary Hall Jakarta Covention Center, Jakarta.

Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2023 Secara Offline (2).jpg
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia ini Prof. Dr. M .Syarifuddin, S.H., M.H. Kegiatan ini diikuti oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dan undangan lainnya seperti Pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, Para Pejabat Eselon I Mahkamah Agung, Pimpinan Pengadilan Tingkat Banding 4 Peradilan Seluruh Indonesia, Ketua Pengadilan Tingkat Pertama 4 Lingkungan Peradilan Seluruh Indonesia, serta tamu undangan istimewa mulai dari Ketua Mahkamah Agung Negara Tetangga, serta Para Menteri Kabinet Indonesia Maju.
Laporan tahunan kali ini bertema Integritas Kuat Peradilan Bermartabat. Laporan Tahunan (Laptah) Mahkamah Agung merupakan agenda tahunan Mahkamah Agung yang dilaksanakan di setiap awal tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan capaian kinerja yang telah dilakukan oleh Mahkamah Agung selama setahun sebelumnya.

Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2023 Secara Offline (3).jpg
Dalam kegiatan ini Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. M. Syarifuddin, S.H., M.H. menyampaikan capaian-capaian Mahkamah Agung baik dari segi penyelesaian perkara, implementasi IT dalam hal pelayanan penyelesaian perkara secara elektronik ( e-Litigation), Mahkamah Agung mengintegrasikan pelayanan penyelesaian perkara pidana, capaian mediasi pada perkara-perkara perdata yang terdaftar di 4 lingkungan peradilan seluruh Indonesia, serta upaya-upaya yang dilakukan Mahkamah Agung RI dalam rangka meningkatkan dan memulihkan kepercayaan publik kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia.