WA-new

Header Web 1250 250 piksel

 

PENGADILAN AGAMA LUBUK LINGGAU IKUTI PEMBUKAAN KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS DI LINGKUNGAN PERADILAN AGAMA DI TAHUN 2024

on . Posted in Berita. Hits: 327

PEMBUKAAN KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS DI LINGKUNGAN PERADILAN AGAMA (1).jpgJum'at, 19 Januari 2024. Bertempat di Ruang Media Center Pengadilan Agama Lubuk Linggau, Ketua PA Lubuk Linggau Mujihendra, S.H.I.,M.Ag., Sekretaris H Muhammad Zazili, S.Ag. dan Panitera Pengganti Honky Apricoh D, S.H. Mengikuti secara daring Pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama sesuai dengan Surat Undangan PLT Direkur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor 46/DJA/DL1.10/I/2024. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 WIB sampai dengan 10.30 WIB.

Pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis ini diawali dengan pemutaran video rangkuman kegiatan bimbingan teknis dan program peningkatan tenaga teknis peradilan agama selama tahun 2023.Selanjutnya, Plt. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Bambang H. Mulyono, S.H., M.H dalam sambutannya memaparkan mengenai 5 program prioritas badilag yaitu penguatan integritas, penguatan kepemimpinan dan SDM, penguatan kelembagaan, penguatan kualitas layanan peradilan dan penguatan teknologi informasi.

PEMBUKAAN KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS DI LINGKUNGAN PERADILAN AGAMA (2).jpg

Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H., mengawali pembinaan beliau dengan menyampaikan apresiasi atas seluruh prestasi yang telah diraih oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama. Beliau menyatakan bahwa ini adalah hasil nyata dari etos kerja, semangat tinggi dan kerjasama. Peningkatan kepemimpinan dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) akan menjadi fokus prioritas berikutnya di tahun 2024 ini. Melalui penguatan kepemimpinan dan SDM, Mahkamah Agung dan badan peradilan lainnya dapat meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan integritas dalam penegakan hukum. Hal ini akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi sistem peradilan itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat pencari keadilan yang berhadapan dengan hukum”. Sumber daya manusia merupakan pondasi utama majunya suatu instansi, kepemimpinan yang kuat pada tingkat peradilan adalah kunci untuk mencapai tujuan- tujuan strategis dan memastikan keberlanjutan reformasi peradilan. Diakhir sambutannya beliau mengingatkan agar seluruh pegawai menjaga integritas dan profesionalitas, karena kedua prinsip inilah yang tidak terlepas dari peran seorang hakim dan aparatur peradilan.