.jpg)
Rabu, 06 Mei 2026 ---
Selepas pelaksanaan shalat Ashar, Pengadilan Agama Lubuklinggau kembali mengadakan kegiatan pembinaan mental yang bertempat di Mushola Al Arif Pengadilan Agama Lubuklinggau. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur pimpinan, para hakim, panitera, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh karyawan dan karyawati Pengadilan Agama Lubuklinggau. Pembinaan mental rutin ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas mental spiritual aparatur peradilan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, Bapak Budiono, A.Md., bertindak sebagai pemateri dengan mengangkat tema “Menaati Perintah Atasan”. Dalam penyampaian materinya, beliau menjelaskan bahwa menaati perintah atasan merupakan bagian dari ajaran agama yang wajib dilaksanakan selama perintah tersebut berada dalam perkara yang baik dan tidak mengandung unsur kemaksiatan. Ketaatan kepada pimpinan, menurut beliau, menjadi salah satu bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab yang harus dimiliki oleh setiap aparatur dalam menjalankan tugas di lingkungan kerja.
Beliau juga menyampaikan bahwa setiap pekerjaan yang diberikan hendaknya dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, penuh rasa tanggung jawab, serta dilandasi keikhlasan dalam bekerja. Hal tersebut sejalan dengan ajaran agama bahwa Allah SWT mencintai setiap hamba yang menyempurnakan pekerjaannya dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, setiap aparatur diharapkan mampu bekerja secara profesional, amanah, dan memiliki kesadaran bahwa seluruh pekerjaan yang dilakukan tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada pimpinan, tetapi juga kepada Allah SWT.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan khidmat, Bapak Budiono, A.Md., turut mengajak seluruh peserta pembinaan untuk senantiasa menjaga amanah, memperkuat rasa tanggung jawab, serta membiasakan diri untuk segera melaksanakan setiap tugas dan arahan yang diberikan. Menurut beliau, sikap disiplin dan patuh terhadap aturan menjadi salah satu kunci terciptanya lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan berintegritas.
.jpg)
Kegiatan pembinaan mental ini bertujuan untuk memperkuat mental spiritual seluruh aparatur Pengadilan Agama Lubuklinggau agar memiliki karakter yang disiplin, taat, bertanggung jawab, serta ikhlas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Selain sebagai sarana pembinaan rohani, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran dan pengembangan diri bagi setiap pegawai melalui kesempatan bergiliran dalam menyampaikan materi keagamaan dan motivasi.
Melalui kegiatan pembinaan mental yang rutin dilaksanakan ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Lubuklinggau dapat terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat integritas, serta menjadikan setiap pekerjaan sebagai ladang ibadah demi terciptanya pelayanan publik yang prima, profesional, dan penuh keberkahan. PA. Lubuklinggau bangkit yes yes yes.