banner web

 

APARATUR PENGADILAN AGAMA LUBUKLINGGAU IKUTI PEMBINAAN HAKIM AGUNG

on . Posted in Berita. Hits: 97

WhatsApp Image 2020 06 26 at 11.42.59

Bertempat diruang Command Center Pengadilan Agama Lubuklinggau, pada Jum'at tanggal 26 Juni 2020 pukul 09.00 WIB, seluruh Aparatur Pengadilan Agama Lubuklinggau yang di Pimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau Drs. Kiagus Ishak ZA., mengikuti pembinaan teknis yustisial oleh Hakim Agung Mahkamah Agung Republik Indonesia Dr. H. Yasardin, SH., M.Hum., yang dilakukan secara online virtual.

Pembinaan tersebut didasarkan pada surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor: 2229/Dja/HM.00/6/2020, tertanggal 23 Juni 2020. yang isinya memerintahkan kepada Seluruh Satuan Kerja Pengadilan Tinggi Agama Dan Pengadilan Agama seluruh Indonesia Untuk mengikuti acara tersebut melalui akun Zoom berbayar secara interaktif bagi seluruh Ketua Pengadilan Tinggi Agama dan Ketua Pengadilan Agama dan Chanel Youtube bagi Hakim Tinggi, Hakim Tingkat Pertama, Panitera serta yang lainnya.

WhatsApp Image 2020 06 26 at 11.42.58

Narasumber dalam pembinaan tersebut mengambil tema "Permasalahan Hukum Ekonomi Syariah" Hal mana saat ini penyeleaian sengketa ekonomi syariah merupakan kewenangan dari Pengadilan Agama sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 3 tahun 2006 sebagai perubahan atas Undang-undang No 7 tahun 1989 dan terahir di ubah dengan Undang-undang nomor 50 tahun 2009 tentang Peradilan Agama. selain itu juga kewenangan ini baik hukum materil maupun hukum acaranya diatur juga dalam PERMA, Putusan Mahkamah Konstitusi, Fatwa DSN dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah serta peraturan perundang-undangan lainya.

Dalam pemaparannya narasumber menyampaikan banyak sekali permasalahan permasalahan hukum terkait penyelesaian sengketa ekonomi syariah, hal ini menuntut kepada Aparatur Peradilan Agama untuk dapat menangani perkara tersebut secara profesional dan tepat sesuai dengan aturan hukum yang ada. Disisi lain dengan adanya dan banyaknya perkara dan persoalan hukum Ekonomi syariah, ini merupakan indikasi positif bahwa para pelaku ekonomi syariah untuk dapat menyelesaikan sengketanya di Pengadilan Agama, dengan kata lain bahwa kepercayaan terhadap Pengadilan Agama dari perbankan syariah dan masyarakat semakin meningkat.

Add comment