banner web

 

PIMPINAN PENGADILAN AGAMA LUBUKLINGGAU IKUTI RAPAT KORDINASI VIA TELECONFERENCE

on . Posted in Berita. Hits: 148

WhatsApp Image 2020 04 09 at 21.38.41

Bertempat diruang Comand Centre Pengadilan Agama Lubuklinggau, pada Hari Kamis tanggal 9 April 2020 pukul 13.00 WIB, Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau Drs. Kiagus Ishak ZA, unsur Hakim, Sekretaris dan seluruh pejabat struktural dan fungsional Pengadilan Agama Lubuklinggau mengikuti rapat kordinasi yang diadakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Palembang dengan Pengadilan Agama se wilayah Sumatera Selatan;

Rapat kordinasi yang diadakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Palembang dengan Pengadilan Agama se wilayah Sumatera Selatan ini berdasarkan pada surat Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang yang telah diterima sehari sebelumnya dengan isi memerintahkan kepada seluruh Pengadilan Agama sewilayah PTA Palembang agar mengikuti rapat kordinasi secara online.

WhatsApp Image 2020 04 09 at 21.32.39

Dalam rapat tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang Drs. H. Endang Ali Maksum SH., MH. Menanyakan kepada Pengadilan Agama Lubuklinggau terkait dengan Surat Edaran Mahkamah Agung RI nomor 1 dan 2 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas selama masa pencegahan dan penyebaran virus corona covid 19, apakah telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk tersebut atau belum.

Ketua Pengadilan Agama Agama Lubuklinggau Drs. Kiagus Ishak ZA, memberikan laporan dan tanggapan Bahwa terkait dengan surat Edaran Mahkamah Agung tersebut di Pengadilan Agama Lubuklinggau telah dilaksanakan dengan baik, diantaranya Bahwa system kerja telah memberlakukan WFH (work from home) untuk sebgaian pegawai dan yang sebagian lain masuk kerja (ada dua shif), jam kerja telah dibatasi dengan kerja jam 9.00 WIB  hingga jam 15.00 WIB, penerimaan perkara telah dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan kecuali perkara e-court;

Sementara untuk persidangan perkara yang telah berjalan masih dilanjutkan,dan pengambilan produk pengadilan tetap dilayani tentu dengan tetap memperhatikan jaga jarak (social distancing) pada pegawai dan masing-masing para pihak dengan pemberian tada khusus pada tempat duduk di rauang PTSP dan ruang tunggu sidang;

Selain itu budaya bersih juga telah dilaksanakan dengan menyiapkan sarana cuci tangan dengan sabun dan hand sanitaizer yang disimpan di depan pintu masuk utama kantor, didepan ruang PTSP, di depan ruang tunggu sidang, menyediakan masker bagi pegawai dan mewajibakan para pihak memakai masker jika akan bersidang, serta melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin pada ruang PTSP, ruang tunggu sidang, dan ruang sidang. (red);

Add comment