banner web

 

APARATUR PENGADILAN AGAMA LUBUKLINGGAU SAKSIKAN PEMILIHAN KETUA MAHKAMAH AGUNG

on . Posted in Berita. Hits: 228

WhatsApp Image 2020 04 06 at 15.18.05

Bertempat diruang rapat Pengadilan Agama Lubuklinggau pada Senin 6 April 2020, mulai pukul 10.00 WIB. dipimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau Drs. Kiagus Ishak ZA, Hakim, Panitera, Sekretaris dan seluruh Aparatur Peradilan Agama Lubuklinggau saksikan pemilihan Ketua Mahkamah Agung secara live streaming melalui situs online youtube.

WhatsApp Image 2020 04 06 at 15.17.13

Pemilihan Ketua Mahkamah Agung ini dimaksudkan untuk menduduki Jabatan Ketua Mahkamah Agung pada periode yang akan datang menggantikan Bapak Prof Dr. HM. Hatta Ali, SH., MH. Yang akan memasuki masa purnabakti pada tanggal 1 Mei 2020 yang akan datang karena beliau telah memasuki usia purnabakti yaitu 70 tahun, Pemilihan Ketua ini dilakukan oleh seluruh Hakim Agung Pada Mahkamah RI;

Acara ini disiarkan dan disaksikan secara langsung oleh seluruh warga Peradilan di Republik Indonesia sebagaimana instruksi Sekretaris Mahkamah Agung RI, setelah melalui mekanisme pemilihan yang bersifat Langsung Umum Bebas dan Rahasia, ahirnya terpilihlah Dr. H. Muhammad Syarifuddin, SH., MH. Yang memperoleh suara terbanyak yaitu 32 suara disusul oleh oleh Dr. H. Sansan Nganro, SH., MH., dengan suara 14 dan abstain 1 suara dari jumlah total hak suara 47 suara;

WhatsApp Image 2020 04 06 at 15.15.30

Setelah sesi foto bersama saat pembukaan acara nonton tersebut seluruh aparatur Peradilan Agama Lubuklinggau membubarkan diri dilanjutkan menyaksikan melalui laptop di meja kerja masing-masing sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona covid 19 dengan tetap menjaga social distancing sesama pegawai;

Seluruh aparatur Peradilan Agama Lubuklinggau mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Mahkamah Agung Yang baru, semoga dapat mengemban amanah dengan baik, mampu mewujudkan visi, misi Mahkamah Agung, mampu mewujudkan keadilan dan mampu membawa peradilan kearah yang lebih maju dan sukses lagi. (red ).

Add comment